Home Business News Pelaporan E-Filing E-SPT yang sangat mudah

Kurs Pajak

# Mata Uang Nilai (Rp.) Persen
USD USD 13,537.00 -0.05 %
EUR EUR 15,740.55 -0.05 %
GBPGBP17,799.26 -0.03 %
AUDAUD10,372.05 -0.13 %
SGDSGD9,943.59 0.04 %
JPYJPY11,905.47 0.32 %
KRWKRW12.13 0.00 %
JPYHKD1,735.20 -0.05 %

* Note: u/ JPY=nilai Rp/100Yen

Nomor SK : KMK Nomor 45/KM.10/2017

Tanggal SK : 14 November 2017

Masa Berlaku :
15 November 2017 - 21 November 2017

USD  USD 13,537.00 -0.05 %       EUR  EUR 15,740.55 -0.05 %      GBP  GBP 17,799.26 -0.03 %      AUD  AUD 10,372.05 -0.13 %      SGD  SGD 9,943.59 0.04 %      JPY  JPY 11,905.47 0.32 %      KRW  KRW 12.13 0.00 %     

External Link

BSC Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1765
mod_vvisit_counterYesterday6136
mod_vvisit_counterThis week1765
mod_vvisit_counterLast week34674
mod_vvisit_counterThis month65494
mod_vvisit_counterLast month110908
mod_vvisit_counterAll days5764758


Designed by:
Pelaporan E-Filing E-SPT yang sangat mudah PDF Print E-mail
Written by Admin   
Thursday, 02 November 2017 07:20

Apa yang dimaksud dengan e-Filing?

e-Filing adalah suatu cara penyampaian SPT Tahunan PPh secara elektronik yang dilakukan secara online dan real time melalui internet pada website Direktorat Jenderal Pajak (http://efiling.pajak.go.id) atau Penyedia Jasa Aplikasi atau Application Service Provider (ASP).

Apa syarat utama agar Wajib Pajak dapat menyampaikan SPT Tahunan secara e-Filing?
Wajib Pajak yang menyampaikan SPT Tahunan PPh secara e-Filing melalui website Direktorat Jenderal Pajak (www.pajak.go.id) harus memiliki Electronic Filing Identification Number (e-FIN).

 

Download e-SPT full patch:

Apa yang dimaksud dengan e-FIN?

Electronic Filing Identification Number (e-FIN) adalah nomor identitas yang diterbitkan oleh Kantor Pelayanan Pajak kepada Wajib Pajak yang mengajukan permohonan untuk menyampaikan SPT Tahunan PPh secara e-Filing.

Bagaimana cara mengajukan permohonan untuk memperoleh e-FIN?
Permohonan untuk memperoleh e-FIN dapat disampaikan secara:
1) online melalui website Direktorat Jenderal Pajak (http://efiling.pajak.go.id) ;
2) langsung ke Kantor Pelayanan Pajak terdekat dengan menggunakan formulir permohonan memperoleh e-FIN, dengan ketentuan:
a. Wajib Pajak harus menunjukkan asli kartu identitas diri Wajib Pajak;
b. dalam hal permohonan disampaikan oleh kuasa Wajib Pajak, harus menunjukkan asli kartu identitas diri kuasa Wajib Pajak dan menyampaikan surat kuasa bermeterai serta fotokopi identitas diri Wajib Pajak.

Berapa lama jangka waktu penerbitan e-FIN?
Kantor Pelayanan Pajak harus menerbitkan e-FIN paling lama:
1) 3 (tiga) hari kerja sejak permohonan diterima dengan lengkap dan benar, dalam hal permohonan disampaikan secara online melalui website Direktorat Jenderal Pajak (http://efiling.pajak.go.id);
2) 1 (satu) hari kerja sejak permohonan diterima dengan lengkap dan benar, dalam hal permohonan disampaikan secara langsung ke Kantor Pelayanan Pajak.

Bagaimana penyampaian e-FIN yang sudah terbit kepada Wajib Pajak?
e-FIN  disampaikan kepada Wajib Pajak dan kuasanya dengan:
1) dikirimkan melalui pos, perusahaan jasa ekspedisi, atau jasa kurir dengan bukti pengiriman surat ke alamat Wajib Pajak yang tercantum pada Master File Nasional Direktorat Jenderal Pajak, dalam hal permohonan e-FIN disampaikan secara online melalui website Direktorat Jenderal Pajak (http://efiling.pajak.go.id);
2) disampaikan secara langsung, dalam hal permohonan e-FIN disampaikan secara langsung ke Kantor Pelayanan Pajak.

Apa yang harus dilakukan oleh Wajib Pajak setelah mendapatkan e-FIN?
1) Wajib Pajak yang sudah mendapatkan e-FIN harus mendaftarkan diri paling lama 30 (tigapuluh) hari kalender sejak terbitnya e-FIN.
2) Pendaftaran dilakukan melalui website Direktorat Jenderal Pajak (http://efiling.pajak.go.id) dengan mencantumkan:
a. alamat surat elektronik (e-mail address);
b. nomor telepon seluler (handphone).

Apakah yang harus dilakukan apabila Wajib Pajak yang sudah mendapatkan e-FIN tetapi tidak mendaftarkan diri sebagai Wajib Pajak e-Filing sampai batas waktu yang ditentukan atau e-FIN hilang sebelum Wajib Pajak mendaftarkan diri sebagai Wajib Pajak e-Filing, tetapi masih ingin menyampaikan SPT secara e-Filing?
Wajib Pajak dapat mengajukan kembali permohonan e-FIN secara online melalui website Direktorat Jenderal Pajak (http://efiling.pajak.go.id) atau secara langsung ke Kantor Pelayanan Pajak.

Apa saja yang harus dilakukan oleh Wajib Pajak setelah terdaftar sebagai Wajib Pajak e-Filing?
1) Wajib Pajak yang telah terdaftar sebagai Wajib Pajak e-Filing melalui website Direktorat Jenderal Pajak (http://efiling.pajak.go.id) dapat menyampaikan SPT Tahunan PPh dengan cara mengisi e-SPT dengan benar, lengkap dan jelas. Wajib Pajak wajib menyampaikan keterangan dan/atau dokumen lain terkait SPT Tahunan PPh yang tidak dapat disampaikan secara e-Filing melalui website Direktorat Jenderal Pajak (http://efiling.pajak.go.id) ke Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak terdaftar apabila diminta oleh  Kantor Pelayanan Pajak dalam rangka memenuhi kewajiban perpajakan;
2) Wajib Pajak yang telah mengisi e-SPT meminta kode verifikasi pada website Direktorat Jenderal Pajak (http://efiling.pajak.go.id);
3) SPT Tahunan PPh dibubuhi tanda tangan elektronik atau tanda tangan digital dengan cara memasukkan kode verifikasi yang  didapat dari Direktorat Jenderal Pajak;
4) Dalam hal SPT Tahunan PPh menunjukkan status kurang bayar, Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) atas pembayaran PPh Pasal 29 harus diisikan pada e-SPT sebagai bukti pembayaran yang telah divalidasi;
5) Wajib Pajak mendapatkan notifikasi setiap penyampaian SPT Tahunan PPh secara  e-Filing melalui website Direktorat Jenderal Pajak (http://efiling.pajak.go.id);
6) Dalam hal e-SPT dinyatakan lengkap oleh Direktorat Jenderal Pajak, kepada Wajib Pajak diberikan Bukti Penerimaan Elektronik sebagai tanda terima penyampaian SPT
Tahunan.

Apa yang dimaksud dengan e-SPT?
e-SPT adalah aplikasi pengolah data Wajib  Pajak untuk mengisi SPT, sedangkan e-Filing adalah cara penyampaian SPT secara online dan real time.

 

Dalam tahap ketiga Siklus Hak dan Kewajiban Wajib Pajak (WP) tentang Pelaporan Pajak, telah disinggung sekilas tentang adanya fasilitas penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) WP Orang Pribadi secara online melalui aplikasi e-Filing. Lalu bagaimana detil prosedurnya di lapangan?

Secara umum, e-Filing melalui situs Direktorat Jenderal Pajak (DJP), yang beralamatkan di www.pajak.go.id, adalah sistem pelaporan SPT menggunakan sarana internet tanpa melalui pihak lain dan tanpa biaya apapun, yang dibuat oleh DJP untuk memberikan kemudahan bagi WP dalam pembuatan dan penyerahan laporan SPT kepada DJP secara lebih mudah, lebih cepat, dan lebih murah. Dengan e-Filing, WP tidak perlu lagi menunggu antrian panjang di lokasi Dropbox maupun Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Hal ini merupakan salah satu terobosan baru pelaporan SPT yang digulirkan DJP untuk membuat WP semakin mudah dan nyaman dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya.

Untuk saat ini, e-Filing melayani penyampaian dua jenis SPT, yaitu:

  1. SPT Tahunan PPh WP Orang Pribadi Formulir 1770S. Digunakan bagi WP Orang Pribadi yang sumber penghasilannya diperoleh dari satu atau lebih pemberi kerja dan memiliki penghasilan lainnya yang bukan dari kegiatan usaha dan/atau pekerjaan bebas. Contohnya karyawan, Pegawai Negeri Sipil (PNS), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (POLRI), serta pejabat Negara lainnya, yang memiliki penghasilan lainnya antara lain sewa rumah, honor pembicara/pengajar/pelatih dan sebagainya;
  2. SPT Tahunan PPh WP Orang Pribadi Formulir 1770SS. Formulir ini digunakan oleh Wajib Pajak Orang Pribadi  yang mempunyai penghasilan selain dari usaha dan/atau pekerjaan bebas dengan jumlah penghasilan bruto tidak lebih dari Rp60.000.000,00 setahun (pekerjaan dari satu atau lebih pemberi kerja).

Ada tujuh keuntungan jika Anda menggunakan fasilitas e-Filing melalui situs DJP, yakni:

  1. Penyampaian SPT dapat dilakukan secara cepat, aman, dan kapan saja (24x7);
  2. Murah, tidak dikenakan biaya pada saat pelaporan SPT;
  3. Penghitungan dilakukan secara tepat karena menggunakan sistem komputer;
  4. Kemudahan dalam mengisi SPT karena pengisian SPT dalam bentuk wizard;
  5. Data yang disampaikan WP selalu lengkap karena ada validasi pengisian SPT;
  6. Ramah lingkungan dengan mengurangi penggunaan kertas; dan
  7. Dokumen pelengkap (fotokopi Formulir 1721 A1/A2 atau bukti potong PPh, SSP Lembar ke-3 PPh Pasal 29, Surat Kuasa Khusus, perhitungan PPh terutang bagi WP Kawin Pisah Harta dan/atau mempunyai NPWP sendiri, fotokopi Bukti Pembayaran Zakat) tidak perlu dikirim lagi kecuali diminta oleh KPP melalui Account Representative (AR).

Untuk dapat melakukan e-Filing, melalui tiga tahapan utama. Dua tahapan yang pertama hanya dilakukan sekali saja. Sedangkan tahapan ketiga dilakukan setiap menyampaikan SPT. Ketiga tahapan tersebut meliputi:

  1. Mengajukan permohonan e-FIN ke Kantor Pelayanan Pajak terdekat yang merupakan nomor identitas WP bagi pengguna e-Filing. Karena hanya sekali digunakan, Anda hanya perlu sekali saja mengajukan permohonan mendapatkan e-FINtersebut.
  2. Mendaftarkan diri sebagai WP e-Filing di situs DJP paling lama 30 hari kalender sejak diterbitkannya e-FIN.
  3. Menyampaikan SPT Tahunan PPh WP Orang Pribadi secara e-Filing melalui situs DJP melalui empat langkah prosedural saja, yaitu: (1) mengisi e-SPT pada aplikasi e-Filing di situs DJP; (2) meminta kode verifikasi untuk pengiriman e-SPT, yang akan dikirimkan melalui email atau SMS; (3) mengirim SPT secara online dengan mengisikan kode verifikasi; dan (4) notifikasi status e-SPT dan Bukti Penerimaan Elektronik akan diberikan kepada WP melalui email.

Nah, tampak begitu mudah, murah dan cepat bukan? DJP menjamin kerahasiaan data SPT yang Anda kirimkan melalui aplikasi e-Filing tersebut. Tunggu apa lagi, segera klik efiling.pajak.go.id dan dapatkan kemudahan dalam pelaporan SPT Anda. Bangga Bayar Pajak!

 

Peraturan terkait penyampaian SPT melalui e-Filing, telah mengalami perubahan. Beberapa ketentuan pada artikel ini tidak berlaku lagi. Simak informasi e-Filing selengkapnya, pada tautan berikut: e-Filing.

 

Konsultan Pajak Semarang Jawa tengah

Konsultan Pajak Pangkalanbun Kalimantan Tengah

Last Updated on Thursday, 02 November 2017 07:31
 

Add comment


Security code
Refresh

JoomlaWatch 1.2.12 - Joomla Monitor and Live Stats by Matej KovalArticle - Konsultan Pajak Semarang - Konsultan Pajak Semarang Konsultan pajak terdaftar di indonesia :: BSC TAX AND MANAGEMENT CONSULTANTS kini hadir memberi warna baru sebagai konsultan pajak yang handal dan terpercaya. Dipenuhi tenaga muda dan profesional, BSC TAX AND MANAGEMENT CONSULTANTS siap memberikan pelayanan yang terbaik bagi kebutuhan bisnis anda.      Tata Cara Penggunaan E-Faktur      Tarif Pajak : Pengertian, Dan Jenis Beserta Contohnya Secara Lengkap      E-Nofa Kemudahan Meminta Nomor Seri Faktur Pajak secara online      Panduan Cara Menggunakan Mengisi Aplikasi E-Faktur Ditjen Pajak      Zakat dan Pajak Dalam Islam