Home Article Ujung Cinta - Tanah Air dengan Pajak

Kurs Pajak

# Mata Uang Nilai (Rp.) Persen
USD USD 13,770.00 0.01 %
EUR EUR 17,014.85 0.56 %
GBPGBP19,640.12 1.25 %
AUDAUD10,690.29 0.89 %
SGDSGD10,505.06 0.22 %
JPYJPY12,852.50 -0.19 %
KRWKRW12.88 -0.31 %
JPYHKD1,754.09 -0.00 %

* Note: u/ JPY=nilai Rp/100Yen

Nomor SK : Masa Berlaku :

USD  USD 13,770.00 0.01 %       EUR  EUR 17,014.85 0.56 %      GBP  GBP 19,640.12 1.25 %      AUD  AUD 10,690.29 0.89 %      SGD  SGD 10,505.06 0.22 %      JPY  JPY 12,852.50 -0.19 %      KRW  KRW 12.88 -0.31 %     

External Link

BSC Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday3908
mod_vvisit_counterYesterday2171
mod_vvisit_counterThis week13200
mod_vvisit_counterLast week18968
mod_vvisit_counterThis month46925
mod_vvisit_counterLast month153247
mod_vvisit_counterAll days6529436


Designed by:
Ujung Cinta - Tanah Air dengan Pajak PDF Print E-mail
Written by Admin   
Monday, 18 January 2016 07:52

Pajak, menurut Prof Rochmat Soemitro adalah iuran rakyat kepada Negara yang diatur oleh Undang-undang yang dipaksakan dan digunakan untuk pengeluaran Negara. Kata-kata "bisa dipaksakan" dalam pengertian itu menuntut hadirnya institusi yang melakukan "pemaksaan yang diatur oleh Undang-undang". Sejalan dengan tugas tersebut, tahun 2015 ini, Ditjen Pajak ditargetkan mengumpulkan penerimaan pajak sebesar Rp1,287 triliun. Dibutuhkan usaha yang sangat besar untuk mencapainya. Langkah-langkah atau terobosan baru sangat dibutuhkan untuk menjawab target yang sangat besar itu. Menurut saya, selain langkah atau terobosan yang ditujukan untuk Wajib Pajak, terobosan juga dibutuhkan internal pegawai Pajak sendiri. Instruksi Dirjen Pajak nomor 01 dan nomor 02 menjadi salah satu jawabannya.

Instruksi nomor 01 dan nomor 02 tahun 2015 Direktur Jenderal Pajak mewajibkan pegawai pajak yang disebutkan dalam instruksi tersebut untuk bekerja sampai dengan pukul 19.00 waktu setempat pada Senin sampai dengan Kamis. Tentu saja ini mengejutkan dan dampaknya mampu merubah kebiasaan sebagian besar pegawai pajak. Yang biasanya pukul tujuh malam pegawai tersebut sudah tiba di rumah dan berkumpul dengan keluarga atau bersantai di tempat tinggal masing-masing, kini hal itu tak bisa dilakukan lagi, atau berkurangnya waktu istimewa tersebut. Sangat menguras energi. Adakah jalan keluarnya?

Cinta. Cinta dapat meringankan beban yang berat. Demikian juga untuk meringankan beban kerja yang berat tersebut, perlu cinta. Bagaimana menumbuhkan cinta pada pekerjaan? Orang–orang bijak jaman dahulu, mengelompokkan Cinta dalam empat kelompok, dari Bahasa Yunani Cinta dibagi menjadi erros, philia, agape dan storgeErros lebih menitikberatkan cinta manusia yang berlawanan jenis, yang terlibat asmara. Philia ditujukan untuk cinta antara sahabat, cinta yang timbul bukan karena ada hubungan darah. Agape, cinta tanpa syarat, yang sering digunakan untuk menggambarkan cinta Tuhan kepada Manusia. Storge merupakan cinta kodrati, seperti cinta orang tua pada anaknya. Lalu mana yang dituntut dimiliki oleh pegawai pajak, jawabannyastorge cinta kodrati. Dengan Bahasa sehari-hari, cinta itu diwujudkan menjadi cinta pada tanah air. Tidak perlu rumit memaknainya, melainkan cukup dengan perilaku sehari-hari yaitu bekerja dengan bahagia.

Melalui sudut pandang yang berbeda, saya menilai Instruksi Dirjen Pajak nomor 01 dan nomor 02 memberi kesempatan kepada pegawai pajak untuk bekerja lebih keras sebagai wujud cinta tanah airnya.

Menurut Franz Magnis Suseno, seorang Rohaniawan yang juga pengajar di STF Driyarkara, makna bekerja mengandung tiga hal penting, yaitu: Pertama , dengan bekerja manusia dapat memenuhi kebutuhannya. Kedua,dengan bekerja manusia mendapatkan status di masyarakat, bagaimana seorang yang bekerja diangap orang yang bermanfaat. Ketiga dengan bekerja manusia secara kreatif mampu menciptakan dan mengembangkan dirinya. Dengan gaji dan tunjangan kinerja yang diterima saat ini, pegawai pajak diyakini sangat mampu memenuhi kebutuhannya. Tentu saja juga terkait status sosialnya, sebagai seorang PNS pegawai pajak mendapat status di masyarakat Lalu bagaimana dengan pengembangan diri? Dengan bekerja, manusia memiliki kesempatan dalam instansinya untuk menciptakan sesuatu dan berkembang.

 

Seseorang berkembang karena adanya sebuah tekanan, datang karena diciptakan atau secara tidak sengaja muncul tiba-tiba. Saya meyakini Instruksi Dirjen Pajak nomor 01 dan nomor 02 disusun melalui perencanaan yang terukur dan matang. Instruksi tersebut layaknya sebuah ajakan untuk bekerja lebih keras, lebih mencintai. Setiap pegawai akan merasakan bahwa saat ini seluruh komponen dari DJP dituntut untuk maju dan berkembang.Yang terpenting adalah, bagaimana setiap pegawai menjalaninya?

Tergantung bagaimana masing-masing pegawai memaknai "arti bekerja" yang saya kutip di atas. Namun mari kita sadari bahwa panggilan utama dalam hidup kita utama dan mulia menyelesaikan tanggungjawab pekerjaan kita dengan semangat dan ikhlas. Cinta tanah air tidak cukup dengan slogan, tapi wujud nyata, bekerja keras.(*)

 

Oleh: Xaverius Erick Tofani, Pegawai Direktorat Jenderal Pajak

Last Updated on Tuesday, 19 January 2016 09:25
 

Add comment


Security code
Refresh

JoomlaWatch 1.2.12 - Joomla Monitor and Live Stats by Matej KovalArticle - Konsultan Pajak Semarang - Konsultan Pajak Semarang Konsultan pajak terdaftar di indonesia :: BSC TAX AND MANAGEMENT CONSULTANTS kini hadir memberi warna baru sebagai konsultan pajak yang handal dan terpercaya. Dipenuhi tenaga muda dan profesional, BSC TAX AND MANAGEMENT CONSULTANTS siap memberikan pelayanan yang terbaik bagi kebutuhan bisnis anda.      Tata Cara Penggunaan E-Faktur      Tarif Pajak : Pengertian, Dan Jenis Beserta Contohnya Secara Lengkap      E-Nofa Kemudahan Meminta Nomor Seri Faktur Pajak secara online      Panduan Cara Menggunakan Mengisi Aplikasi E-Faktur Ditjen Pajak      Zakat dan Pajak Dalam Islam