Home

Kurs Pajak

# Mata Uang Nilai (Rp.) Persen
USD USD 13,539.00 0.21 %
EUR EUR 14,387.53 0.55 %
GBPGBP17,060.82 1.47 %
AUDAUD10,064.99 0.38 %
SGDSGD9,494.50 0.38 %
JPYJPY11,912.78 -0.78 %
KRWKRW11.57 0.70 %
JPYHKD1,745.52 0.21 %

* Note: u/ JPY=nilai Rp/100Yen

Nomor SK : KMK Nomor 51/KM.10/2016

Tanggal SK : 06 Desember 2016

Masa Berlaku :
07 Desember 2016 - 13 Desember 2016

USD  USD 13,539.00 0.21 %       EUR  EUR 14,387.53 0.55 %      GBP  GBP 17,060.82 1.47 %      AUD  AUD 10,064.99 0.38 %      SGD  SGD 9,494.50 0.38 %      JPY  JPY 11,912.78 -0.78 %      KRW  KRW 11.57 0.70 %     

Chat

Support-1:
Support-2:

External Link

BSC Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday2163
mod_vvisit_counterYesterday989
mod_vvisit_counterThis week11809
mod_vvisit_counterLast week23519
mod_vvisit_counterThis month24193
mod_vvisit_counterLast month117961
mod_vvisit_counterAll days4316283


Designed by:
Tax Amnesty Periode II dan III 2016 Print E-mail

Amnesti pajak adalah program pengampunan yang diberikan oleh Pemerintah kepada Wajib Pajak meliputi penghapusan pajak yang seharusnya terutang, penghapusan sanksi administrasi perpajakan, serta penghapusan sanksi pidana di bidang perpajakan atas harta yang diperoleh pada tahun 2015 dan sebelumnya yang belum dilaporkan dalam SPT, dengan cara melunasi seluruh tunggakan pajak yang dimiliki dan membayar uang tebusan. seperti di kutip dalam halaman pajak.go.id

 

Tata cara pengajuan Amnesti Pajak adalah sebagai berikut:

  1. Wajib Pajak datang ke Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak terdaftar atau tempat lain yang ditentukan oleh Menteri untuk meminta penjelasan mengenai pengisian dan pemenuhan kelengkapan dokumen yang harus dilampirkan dalam Surat Pernyataan, yaitu:
 
Pajak dalam Perspektif Islam Print E-mail

الحمد لله ربّ العالمين والصلاة والسلام على محمد وعلى آله وصحبه وإخوانه إلى يوم الدين، أمّا بعد

Perbedaan antara dua jenis pajak yang dinamakan oleh sebagian ahli fikih dari kalangan Malikiyah dengan “al-wazha-if” atau “al-kharraj“; dan di kalangan ulama Hanafiyah dinamakan dengan “an-nawa-ib“, yaitu pengganti pajak perorangan dari Sulthan; sedangkan di sebagian ulama Hanabilah dinamakan dengan “al-kalf as-sulthaniyah“, kedua jenis pajak ini terbagi menjadi :

  1. Pajak yang diambil secara ‘adil dan memenuhi berbagai syaratnya.
  2. Pajak yang diambil secara zhalim dan melampaui batas.

Pajak yang diwajibkan oleh penguasa muslim karena keadaan darurat untuk memenuhi kebutuhan negara atau untuk mencegah kerugian yang menimpa, sedangkan perbendaharaan negara tidak cukup dan tidak dapat menutupi biaya kebutuhan tersebut, maka dalam kondisi demikian ulama telah memfatwakan bolehnya menetapkan pajak atas orang-orang kaya dalam rangka menerapkan mashalih al-mursalah dan berdasarkan kaidah “tafwit adnaa al-mashlahatain tahshilan li a’laahuma” (sengaja tidak mengambil mashlahat yang lebih kecil dalam rangka memperoleh mashalat yang lebih besar) dan “yatahammalu adl-dlarar al-khaas li daf’i dlararin ‘aam” (menanggung kerugian yang lebih ringan dalam rangka menolak kerugian yang lebih besar).

 
Bayar pajak? Cukup klik aja! Print E-mail

Burhan berkali-kali melihat jam tangannya. Sudah lebih dari setengah jam dia mengantri membayar pajak di sebuah bank milik pemerintah. Terbayang di benaknya, pekerjaan lainnya yang masih menumpuk di kantornya yang menjerit minta diselesaikan karena jatuh temponya makin dekat. Belum lagi perjalanan dari kantor ke bank yang harus melewati beberapa titik kemacatan lalu lintas. Kegelisahan ini juga dialami oleh Burhan-Burhan yang lain di luar sana.

Tanggal sepuluh  adalah batas akhir pembayaran pajak penghasilan pemotongan dan pemungutan. Celakanya, sebagian besar Wajib Pajak melakukan pembayaran di tanggal tersebut. Wajar saja jika di bank-bank persepsi terdapat antrian yang mengular untuk membayar pajak. Jika sampai terlambat, maka sanksi keterlambatan pembayaran pun siap menghadang.

Kini, Cukup Klik Aja!

Rupanya Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memahami kegundahan para Wajib Pajak di atas. Guna memudahkan pembayaran, maka DJP mengeluarkan program layanan anyarnya, yaitu e-billing system.

E-billing system sebenarnya sudah lama diterapkan di bidang perbankan

 
Persempit Masalah Perlebar Peluang di tahun 2016 Print E-mail

Dalam suatu pertemuan yang membahas tentang evaluasi kinerja, hal yang sering disampaikan adalah daftar permasalahan yang menjadi batu sandungan pencapaian kinerja. Daftar tersebut seakan menjadi jawaban paling pas sekaligus menjadi kambing hitam dan seolah menjadi faktor 99% yang menentukan kinerja seseorang dan kinerja organisasi.

Sisi lain yang dapat kita lihat pada daftar permasalahan tersebut umumny adalah masalah di luar dirinya atau di luar organisasi. Konteks kinerja perseorangan akan berhubungan dengan masalah di luar orang yang bersangkutan, sedangkan kinerja organisasi berhubungan dengan masalah di luar organisasinya.

Itulah daftar permasalahan yang rutin dan telah menjadi pemafhuman bersama tidak tercapainya kinerja yang diharapkan. Sebagai sebuah alat analisa, identifikasi awal dapat dilakukan untuk memetakan strategi dengan melihat sisi kekurangan dan kelebihan internal serta memotret tantangan dan peluang yang ada di lingkungan eksternal dengan menggunakan analisa SWOT.

Sebuah strategi dibangun dari visi misi dan tujuan yang ingin diraih. Dalam alat sederhana ini tidak ada istilah masalah tetapi yang ada kekuatan dan kelemahan mengatasi tantangan dan memanfaatkan peluang.

 
Langkah-Langkah Menghitung Pajak Penghasilan Pribadi (PPh21) Print E-mail

Pada prinsipnya, menghitung pajak penghasilan pribadi dilakukan pada akhir tahun, yaitu setelah Anda mendapatkan seluruh data-data penghasilan pada tahun berjalan. Bila Anda bekerja pada perusahaan, pada awal tahun Anda akan mendapatkan Bukti Pemotongan Pajak Penghasilan SPT Tahunan (1721-A) dari bagian Sumber Daya Manusia tentang penghasilan total Anda pada tahun berjalan, pajak penghasilan yang telah disetor ke negara dan informasi lainnya untuk Anda gunakan mengisi Form Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak.

pajakBila pekerja ingin bagaimana menghitung pajak penghasilan pribadi tiap bulan, berikut adalah langkah-langkah yang dapat membantu. Langkah-langkah ini telah disesuaikan dengan Undang-Undang No. 36 tahun 2008 (Undang-Undang tentang Pajak Penghasilan) dengan asumsi bahwa pekerja tidak punya penghasilan lain.

Pertama, hitunglah penghasilan bruto Anda setiap bulan.

Yang termasuk penghasilan bruto pada bulan berjalan adalah gaji pokok (basic salary), tunjangan transport (bila ada), tunjangan perumahan (bila ada), premi Jaminan Kecelakaan Kerja, premi Jaminan Kematian, premi asuransi kesehatan dan tunjangan lainnya yang sifatnya teratur.

Selain itu, uang lembur, uang perjalanan dinas, bonus, uang cuti, tunjangan hari raya dan tunjangan lain merupakan bagian dari penghasilan bruto Anda. Semua komponen penghasilan kotor ini dijumlahkan.

Kedua, hitung total pengurang.

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 1 of 15
JoomlaWatch 1.2.12 - Joomla Monitor and Live Stats by Matej Koval